APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK PEMETAAN POTENSI MINERALISASI LOGAM DASAR DI DAERAH TAKENGON, NANGROE ACEH DARUSSALAM
Abstrak
Hasil kegiatan eksplorasi yang dilaksanakan instansi pemerintah maupun perusahaan swasta dengan berbagai metode dan pendekatan konsep telah banyak menghasilkan basis data geologi, geofisika, geokimia dan keterdapatan sumberdaya geologi diantaranya mineral logam dasar. Penelitian ini untuk mengelola dan bertujuan menganalisis hubungan spasial dari basis data yang ada menggunakan sistem informasi geografis. Daerah Takengon dipilih sebagai lokasi penelitian dikarenakan keterdapatan data yang cukup meliputi geologi, geofisika, geokimia dan beberapa titik keterdapatan mineral logam dasar. Rasio frekuensi keseluruhan faktor yang berkaitan dengan mineral logam dasar dihitung dengan menggunakan pendekatan empiris dan diintegrasikan untuk menyusun peta indeks potensi mineral. Semakin tinggi nilai indeks menunjukkan potensi yang tinggi pula akan keterdapatan mineral logam dasar. Akurasi peta prediksi ini mencapai 94,85%. Peta ini bisa dipakai untuk membantu menentukan daerah target eksplorasi di lapangan.##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
Bonham-Carter GF, 1994, Geographic information system for geoscientist, modelling with GIS. Pergamon, Oxford.
Cameron NR, Djunuddin A, Ghazali S.A, Harahap H, Keats W, Kartawa W, Miswar, Ngabito H., Rock, NMS, Whandoyo R., 1981, Peta Geologi Lembar Langsa, Sumatera, PPPG, Bandung.
Cameron NR, Bennett JD, Mc C. Bridge D, Djunuddin A, Ghazali SA, Harahap H, Jeffrery DH, Kartawa W, Keats W, Rocks NMS, Whandoyo R., 1982, Peta Geologi Lembar Langsa, Sumatera, PPPG, Bandung.
Cameron NR, Bennett JD, Mc C. Bridge D, Djunuddin A, Ghazali SA, Harahap H, Jeffrery DH, Kartawa W, Keats W, Rocks NMS, Whandoyo R, Ngabito H, Thompson SJ., 1983, Peta Geologi Lembar Langsa, Sumatera, PPPG, Bandung.
Ghazali S.A dan Hariwidjaya, 1977, Pemetaan Geokimia Bersistem Sumatera Bagian utara, lembar Takengon, DSDM-BGS, Bandung.
Indragiri NM dan Setiadi I, 2007, Peta anomali bouguer lembar Calang, Sumatera, Pusat Survey Geologi, Bandung.
Kuzvart M & Bohmer M, 1986, Prospecting and Exploration of Mineral Deposits, Elsevier, Amsterdam-Oxford-Newyork-Tokyo.
Lee, S and Oh, H.J., 2008. Regional probabilistic and statistical potential mapping of gold-silver deposits in the Gangreung area, Korea, using GIS.
Mirnanda E dan Hayat DZ, 2007, Peta anomali bouguer lembar Takengon, Sumatera, Pusat Survey Geologi, Bandung.
Nasution J dan Indragiri NM, 2007, Peta anomali bouguer lembar Tapaktuan, Sumatera, Pusat Survey Geologi, Bandung.
Rose AW, Hawkes HE, Webb JS, 1979, Geochemistry in Mineral Exploration, EdisiKedua, Academic Press, London-New York-Toronto-Sydney-San Francisco.
Setiadi I dan Mirnanda E, 2007, Peta anomali bouguer lembar Langsa, Sumatera, Pusat Survey Geologi, Bandung.
Sinclair WD, 2005, Porphyry Deposits, Geological Survey of Canada.
Syarief N, Tasno DP, Manurung A, Widijono BS, 2000, Peta anomali bouguer lembar Medan, Sumatera, PPPG, Bandung.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-nc-sa4.footer##Penulis yang naskahnya diterbitkan menyetujui ketentuan sebagai berikut:
Hak publikasi atas semua materi naskah jurnal yang diterbitkan/dipublikasikan dalam situs Buletin Sumber Daya Geologi ini dipegang oleh dewan redaksi dengan sepengetahuan penulis (hak moral tetap milik penulis naskah).
Ketentuan legal formal untuk akses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA), yang berarti Buletin Sumber Daya Geologi berhak menyimpan, mengalih media/format-kan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), merawat, dan mempublikasikan artikel tanpa meminta izin dari Penulis selama tetap mencantumkan nama Penulis sebagai pemilik hak cipta.
Naskah yang diterbitkan/dipublikasikan secara cetak dan elektronik bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, penyelidikan, dan perpustakaan. Selain tujuan tersebut, dewan redaksi tidak bertanggung jawab atas pelanggaran terhadap hukum hak cipta.