TINJAUAN RENCANA PEMBANGUNAN INDUSTRI BESI BAJA DI KALIMANTAN SELATAN
Abstrak
Kebutuhan bahan baku bijih besi untuk membuat baja di Indonesia terutama oleh industri strategis nasional PT. Krakatau Steel (KS) , hampir seluruhnya masih diimpor dari negara lain berupa pelet dalam jumlah yang cukup besar. Indonesia dengan kepulauannya memiliki sumber daya alam yang kaya. Salah satunya adalah potensi bijih besi yang keprospekannya terinventarisasi di Kalimantan Selatan. Total sumberdaya diperkirakan sekitar 500 juta ton. Mutu bijih besi didaerah ini cukup untuk diproses lebih lanjut dalam iron making dengan keluaran untuk pasokan steel making plant. Bijih besi lokal yang
selama ini belum dimanfaatkan bagi industri nasional dapat digunakan oleh PT. KS setelah melalui tahapan proses pengolahan diantaranya pemecahan & pengayakan, benefisiasi dan pelletizing/sintering. Proses pengolahan bijih besi lokal mulai dari penambangan, benefisiasi hingga pelletizing akan memberikan cost saving yang akan berkontribusi terhadap penurunan biaya bahan baku. Hal-hal tersebut menjadi pertimbangan terhadap rencana pembangunan industri besi-baja di Kalimantan Selatan yang merupakan upaya menuju kemandirian industri strategis nasional berbasis bahan baku lokal.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
.............................., 2008. Neraca sumber daya mineraltTahun 2008, Pusat Sumber DayaGeologi, Badan Geologi, Bandung.
.............................., 2006. Perkembangan rencana pembangunan industri iron making di Kalimantan Selatan, Laporan Menteri Perindustrian pada Simposium Nasional Pengembangan Industri Baja : Masa depan dan
tantangannya, Departemen Perindustrian, Jakarta 23 Maret 2006.
Fauzi, A.W., 2008. Harga baja turun, investasi baja tetap berlanjut, Kontan on line, 30
Oktober 2008
Sobandi, A., 2005. Pemakaian bahan baku lokal pada pembuatan besi di PT. KrakatauSteel, Divisi Riset Pengembangan dan Konservasi Energi, PT.
Krakatau Steel.
Nurmayanti , 2008. Membendung impor baja, pemerintah bakal seleksi importir baja,Kontan on line, 4 Desember 2008.
Pramusanto,Tanjung, F., Koesnohadi, Mulyono, D., Satrio, M.A., Sobandi, A., 2003,
Potensi besi lokal untuk meningkatkan kemandirian industri baja nasional, Puslitbang Teknologi Mineral, Bandung - PT. Krakatau
Steel, Cilegon.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-nc-sa4.footer##Penulis yang naskahnya diterbitkan menyetujui ketentuan sebagai berikut:
Hak publikasi atas semua materi naskah jurnal yang diterbitkan/dipublikasikan dalam situs Buletin Sumber Daya Geologi ini dipegang oleh dewan redaksi dengan sepengetahuan penulis (hak moral tetap milik penulis naskah).
Ketentuan legal formal untuk akses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA), yang berarti Buletin Sumber Daya Geologi berhak menyimpan, mengalih media/format-kan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), merawat, dan mempublikasikan artikel tanpa meminta izin dari Penulis selama tetap mencantumkan nama Penulis sebagai pemilik hak cipta.
Naskah yang diterbitkan/dipublikasikan secara cetak dan elektronik bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, penyelidikan, dan perpustakaan. Selain tujuan tersebut, dewan redaksi tidak bertanggung jawab atas pelanggaran terhadap hukum hak cipta.